Prajurit Diminta Waspadai Komunis, Dandim 1622/Alor Sampaikan TAP MPRS XXV/1966

KALABAHI - Komandan Kodim (Dandim) 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag membuka kegiatan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan...


KALABAHI
- Komandan Kodim (Dandim) 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag membuka kegiatan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal, dihadiri oleh Para Pewira Staf, Danramil jajaran, serta 75 orang Babinsa, dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirama Cabang XXI Kodim 1622/Alor, bertempat di aula Makodim, Jl. El Tari, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Kamis (18/11/2021).


Kegiatan tersebut diselenggarakan selain menjawab program yang diturunkan oleh Komando Atas, juga untuk meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan terhadap pengaruh paham Komunis di kalangan atau lingkungan Prajurit dan Keluarganya.


Dandim 1622/Alor dalam sambutannya menegaskan bahwa, paham radikal atau komunis itu sesungguhnya masih ada di Indonesia. Karena Tap MPRS XXV/1966 telah menegaskan tentang larangan penyebarluasan ajaran Komunisme termasuk Marxisme dan Leninisme di Indonesia masih ada dan berlalu. Kemudian ada juga UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan kejahatan negara.


Karena itu, sesuai dengan kedua produk hukum yang ada baik Tap MPRS XXV/1996 maupun UU Nomor 27 Tahun 199, maka perlu diwaspadai oleh para Babinsa terutamanya karena setiap saat berada diwilayah yang menjadi tanggungjawab binaannya, agar tetap jalin komunikasi dengan mitra-mitranya terutama sesepuh para Purnawirawan dan tokoh agama, dan tokoh adat serta tokoh masyarakat, sehingga perkembangan yang terjadi diwilayah bisa terdeteksi dini dan dilaporkan dengan cepat.


"Ketika saya membuka dialog dengan purnawirawan kita yang ada di Alor, mereka katakan PKI itu ada dan terasa hingga di Alor, bahkan kalau mau dibilang dulu itu orang-orang sangat hebat karena belum ada hand phone tetapi sebaran informasi itu menyebar luas dan sangat cepat diseluruh Indonesia", kata Dandi.


Untuk itu, para prajurit sekalian harus membangun mitra-mitra atau jaring komunikasi diwilayah yang juga dapat dipercaya bisa memberikan informasi yang akurat yang dapat dipertanggungjawabkan.


"Prajurit harus peduli lapor cepat. Kalau di dalam materi teritorial disebut dengan SSK yaitu Saring berita, Sandi berita, dan Kirim berita. Prajurit harus tau ini", ujarnya.


Untuk itu, prajurit maupun keluarganya harus selalu jelih melihat suasana yang terjadi dilingkungan tempat tinggalnya. Bahkan sekarang secara terang-terangan ada yang berani mengatakan bahwa "Aku bangga menjadi anak seorang PKI". Berarti, komunis itu sesungguhnya masih ada dan harus waspadai hal ini.


Perlu dipahami bahwa, sebagai Babinsa diwilayah jangan apatis, harus tetap membaca mereka-mereka atau kelompok komunis ini. Jadi komunis itu tidak akan pernah hilang. Mereka akan bergerak dibawah apalagi kalau ada pada jabatan strategis di negara ini.


TNI sebagai yang membidangi pertahanan harus lebih waspada dan melakukan deteksi dini dan cegah dini. Jangan sampai nanti kecolongan. Dengan kondisi negara saat ini, kalau dulu kita berbicara tentang ATHG atau Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan. Ini sudah didepan mata dan sudah mulai dirasakan. Dan ancaman-ancaman itu tidak hanya dari luar tetapi dari dalam pun ada ancaman-ancaman itu.


Radikal pun harus diwaspadai. Kelompok-kelompok radikal ini yang ujung-ujungnya terjadi intoleran. Kelompok radikal ini harus diwaspadai mulai di tingkat bahwa di desa-desa. Karena ada yang berbasis agama dan juga sosial.


Memang di Alor ini kelompok radikal berbasis sosial tidak terasa bahkan hampir tidak ada. Tetapi di daerah atau kota-kota besar itu banyak. Prajurit Kodim selaku aparatur kewilayahan harus waspadai radikal berbasis kedaerahan dan agama, dan harus mampu membina kelompok tersebut jangan sampai melakukan hal-hal yang destruktif atau hal-hal yang menghancurkan.


"Kita sebagai pengawal NKRI, TNI sebagaimana telah diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dimana tugas pokok kita ada dua yaitu Operasi Milier Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Maka kita harus menjaga keutuhan NKRI ini hingga titik darah penghabisan", tegas Dandim.


Kepada prajurit sekalian bersama Persit harus lebih jelih lagi menyikapi fenomena radikal berbasis sosial yang menggunakan media sosial. Jangan sampai ada yang terekrut melalui media media sosial. Karena ada banyak blog-blog atau webside paham komunis dan teroris, mengajak baik persuasis.


Bagi mereka yang berpengetahuan minim yang mudah diajak, maka bisa jadi bahaya. Karena itu ketika  menerima informasi, jangan langsung dishare tetapi dicek dulu kebenarannya atau kalau bisa cukup dibaca saja untuk diketahui sendiri. Makanya di tentara itu ada namanya informasi A1, sehingga diketahui kebenaran sumber informasinya. Intinya jangan cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.


Dandim mengatakan, tujuan dilaksanakan Pembinaan Balatkom dan Paham Radikal ini untuk meningkatkan kewaspadaan yang tinggi di kalangan prajurit termasuk keluarga sehingga tidak terhasut dan terpancing oleh tipu daya serta propaganda yang dilakukan oleh Komunis.


"Para prajurit terus tingkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, tingkatkan wawasan kebangsaan, tingkatkan kesadaran masyarakat, serta tingkatkan kewaspadaan, dan melaporkan setiap perkembangan kepada pimpinannya", tutup Dandim.


Editor : Jeftan Bunda

Sumber : Pendim 1622/Alor.

COMMENTS

Nama

Adat dan Budaya,3,Agama,40,Edukasi,7,Ekonomi,56,Hukrim,816,Kesehatan,280,Nasional,814,NTT,823,Olahraga,4,Pemerintah,128,Pendidikan,46,TNI,773,Umum,816,
ltr
item
nttalor: Prajurit Diminta Waspadai Komunis, Dandim 1622/Alor Sampaikan TAP MPRS XXV/1966
Prajurit Diminta Waspadai Komunis, Dandim 1622/Alor Sampaikan TAP MPRS XXV/1966
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgu_0Bnrmf5ZMPliSwhzhso-a2N0klDqYhTR39VwN60PgtHoFq536t-b7fRSDGZwNRuqhRtgCe5833AGEAoKPH-x3eLwjL_i7tgxz54ZSc2ltsdqrUYFDIHhlK6p7dQ1BDYCcG7-VAzmV5sFGJurkfFupUhM6dkyc9PnEnJ8nxH2qSOW2tVOUK__pgs=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgu_0Bnrmf5ZMPliSwhzhso-a2N0klDqYhTR39VwN60PgtHoFq536t-b7fRSDGZwNRuqhRtgCe5833AGEAoKPH-x3eLwjL_i7tgxz54ZSc2ltsdqrUYFDIHhlK6p7dQ1BDYCcG7-VAzmV5sFGJurkfFupUhM6dkyc9PnEnJ8nxH2qSOW2tVOUK__pgs=s72-c
nttalor
https://www.nttalor.com/2021/11/prajurit-diminta-waspadai-komunis.html
https://www.nttalor.com/
https://www.nttalor.com/
https://www.nttalor.com/2021/11/prajurit-diminta-waspadai-komunis.html
true
7283804423462887764
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content